Website Resmi Dinas Perdagangan Pemerintah Kota Mataram
Pasar Tradisional

Gambaran Umum Pasar Tradisional di Kota Mataram

Jualan-Sayur-yang-menguntungkan

Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Beberapa pasar tradisional yang “legendaris” antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba bertahan meng-hadapi serangan dari pasar modern.

10

Umumnya pasar tradisional menyediakan bahan-bahan pokok serta keperluan rumah tangga. Lokasi pasar tradisional dapat berada ditempat yang terbuka atau bahkan di pinggir jalan. Ciri khas pasar tradisional adalah adanya tenda-tenda tempat penjual memasarkan dagangannya serta pembeli yang berjalan hilir mudik untuk memilih dan menawar barang yang dibelinya.Ciri-ciri pasar tradisional adalah:

1. Proses jual beli melalu tawar menawar
2. Barang yang disediakan umumnya barang keperluan dapur dan rumah tangga
3. Harga yang relative lebih murah
4. Are yang terbuka dan tidak ber-AC.

Pasar seperti ini masih banyak ditemukan di seluruh wilayah Indonesia, di Nusa Tenggara Barat (NTB) Pasar Tradisional yang terbesar adalah Pasar Tradisional Mandalika yang berlokasi di Kota Mataram. Berbagai komoditas hasil pertanian dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa diperdagangkan di pasar ini. Para pedagangnya juga tidak hanya dari Kota Mataram, tapi juga berasal dari seluruh kabupaten/kota di NTB, pasar tradisional Mandalika memiliki luas sekitar 17.871 meter persegi dengan jumlah pedagang sebanyak 1.510 dan jumlah toko sebanyak 97unit. Pasar tradisional Mandalika dimanfaatkan oleh kalangan pedagang untuk memasarkan berbagai hasil pertanian dan perkebunan dari sepuluh kabupaten/kota di NTB, bahkan dari Pulau Bali dan Jawa.

Selain hasil pertanian, hasil perikanan seperti ikan asin yang didatangkan dari Sulawesi, serta berbagai jenis kebutuhan pokok. Diperkirakan total transaksi perdagangan di pasar tradisional ini mencapai sekitar Rp 1,3 miliar per hari.

Berikut data Pasar tradisional berdasarkan kelurahan dan kecamatan di Kota Mataram :

dae881dc-ddbd-49b7-9587-c98f2221fe96_169

Data Jumlah Pasar Tradisional di Kota Mataram

Search